Pengertian Tentang Stop Loss dalam Forex

Stop loss dalam forex merupakan nilai batas antara harga terendah yang mana digunakan untuk membatasi adanya kerugian. Ketika sebuah pergerakan berhenti pada fase ini, maka secara otomatis sistem pun akan menutup order tersebut.

Bagi sebagian trader, keputusan untuk menggunakan stop loss ini bisa menjadi pilihan yang membuatnya merasa kurang nyaman. Hal ini berarti bahwa trader telah menerima kerugian yang sudah terjadi. Namun, ternyata setiap trader memiliki hak untuk menentukan sendiri jenis trading apa yang paling cocok bagi dirinya, baik itu trading yang menggunakan stop loss atau tidak.

Cara Memasang Stop Loss dalam Forex

Jika Anda merupakan seorang trader yang mana ingin menggunakan stop loss untuk mengendalikan kerugian, maka sebaiknya simak penjelasan berikut ini tentang bagaimana cara memasang stop loss yang baik dan benar dalam Forex.

Stop Loss Manual

Stop loss manual merupakan sebuah upaya untuk menghentikan adanya kerugian yang dilakukan oleh trader dengan cara menutup posisi trading yang ada di software trading. Hal ini biasanya dilakukan ketika harga sudah mulai jauh bergerak ke arah yang tidak diinginkan.

Untuk penerapan sistem stop loss manual ini harus dilakukan dengan tingkat kedisiplinan dan kewaspadaan yang tinggi, dikarenakan jumlah stop loss bisa lebih besar dari pada nilai yang mampu ditanggung oleh seorang trader.

Stop Loss Otomatis

Stop loss otomatis merupakan sebuah penentuan level dengan harga tertentu dimana posisi trading akan tertutup secara otomatis jika sudah mencapai level tertentu. Stop loss ini juga bisa ditempatkan di semua software trading.

Jika memang Anda sudah mengetahui bagaimana cara membuka posisi trading dalam software trading, maka tentunya Anda pun akan mengetahui bahwa pada formulir order tersebut terdapat menun stop loss. Di kolom inilah Anda bisa menuliskan level harga yang dimaksudkan.

Jika nantinya harga tidak bergerak ke arah yang Anda inginkan, maka posisi trading pun akan secara otomatis tertutup begitu sudah mencapai level stop loss. Hal ini bisa terjadi meskipun Anda tidak sedang dalam kondisi online.

Trailing Stop

Selain bisa menggunakan fitur stop loss, Anda juga bisa menggunakan trailing stop. Jika Anda menggunakan fitur stop loss, maka secara otomatis trading pun akan tertutup ketika trading dalam kondisi rugi. Namun, jika Anda menggunakan fitur trailing stop maka Anda pun bisa tetap mendapatkan profit meski trading bergerak ke arah yang tidak diinginkan.

Cara menggunakannya pun cukup mudah, yakni Anda tinggal masuk ke aplikasi trading terlebih dahulu. Lalu, pada bagian daftar order, Anda klik kanan pada posisi yang ingin Anda pasang trailing stopnya. Selanjutnya, Anda bisa memilih beberapa poin trailing stop yang akan Anda gunakan nantinya.

Setelah Anda memahami bagaimana cara memasang stop loss, maka Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara dalam menentukan stop loss dalam Forex.

Gunakan Margin Call

Margin call merupakan sebuah sebutan bagi level harga yang mana akan ada peringatan dari pihak broker jika dana yang ada sudah tidak mampu mempertahankan posisi trading Anda. Pada umumnya, broker akan memberikan peringatan ketika dana yang tersisa mencapai 20 hingga 50 persen.

Berdasarkan Konsep Money Management Sederhana

Dalam hal ini, stop loss akan digunakan ketika seorang trader sudah mengambil risiko untuk memasang dana melebihi 2 hingga 3 persen.

Berdasarkan Analisa Teknikal

Analisa teknikal dilakukan dengan memanfaatkan grafik dan indikator yang ada pada siftware trading tersebut.

Inilah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam mempelajari stop loss yang ada dalam Forex. Semoga penjelasan diatas bermanfaat untuk Anda.

Post navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *